Banuagea, Nias Utara – peristiwa24.id Sebuah momen bersejarah yang sarat makna dan penuh sukacita menghiasi perjalanan rohani umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Tuhemberua. Pada hari Minggu, 31 Mei 2026, bertepatan dengan Perayaan Trinitas Maha Kudus, digelar acara pemberkatan sekaligus peresmian Gedung Pastoran yang baru berdiri kokoh. Kini, bangunan tersebut siap berfungsi sepenuhnya sebagai pusat pelayanan dan wadah utama pembinaan iman bagi seluruh umat yang tersebar di berbagai stasi.
Perayaan istimewa ini berlangsung dengan suasana yang khidmat namun penuh semangat kebersamaan. Acara dihadiri langsung oleh jajaran pemerintahan Kabupaten Nias Utara, tokoh masyarakat, serta ratusan umat yang berdatangan untuk ikut merayakan pencapaian besar ini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara beserta sejumlah anggota dewan dari Fraksi Golkar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap nilai-nilai keagamaan dan pembangunan fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat.
Tak hanya unsur pemerintah, keamanan dan ketertiban selama acara pun terjamin dengan kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Tuhemberua, Briptu Joy Draha. Menyempatkan diri berbicara kepada awak media, Briptu Joy menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian adalah bagian dari pelaksanaan tugas pokok Polri di wilayah hukumnya.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan nyata dan pelaksanaan tugas Polri untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan keagamaan yang dihadiri banyak orang,” ungkap Briptu Joy Draha.
Terwujudnya gedung yang megah dan fungsional ini adalah buah dari kerja keras, gotong royong, dan semangat persaudaraan yang luar biasa, yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki, Romo Avent, SVD. Dukungan penuh juga mengalir deras dari para tokoh pembangunan, seluruh umat di berbagai stasi, serta berbagai pihak yang dengan tulus hati mendedikasikan tenaga, pikiran, dan dana demi terselesaikannya rumah pelayanan ini.
Dalam pesan dan homilinya yang penuh haru, Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat. Secara khusus, Uskup memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Romo Avent, SVD, yang dinilai telah bersusah payah dan berjuang tanpa kenal lelah menggagas dan mengawal pembangunan gedung pastoran ini dari awal hingga selesai.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik yang berdiri tegak. Lebih dari itu, ini adalah rumah doa, rumah pelayanan, dan pusat pembinaan iman. Tempat ini hadir dengan satu tujuan mulia: membentuk kita semua semakin teguh dalam iman dan bertumbuh dalam takwa kepada Allah Tri-Tunggal,” tegas Mgr. Fransiskus, mengingatkan seluruh umat akan makna sejati dari keberadaan gedung tersebut.
Momen paling sakral dan resmi dalam acara ini ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian. Prasasti bersejarah tersebut ditandatangani langsung oleh Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, Wakil Bupati Yusman Zega selaku perwakilan pemerintah daerah, serta Romo Avent, SVD selaku Pastor Paroki. Tanda tangan tersebut menjadi tanda sah diserahkannya gedung ini untuk digunakan sepenuhnya demi kepentingan umat dan pelayanan gereja.
Rangkaian acara puncak perayaan ini ditutup dengan ibadah kudus dan kebaktian yang dilaksanakan di Gedung Gereja Stasi Pusat. Pemilihan hari pelaksanaan ini bukan tanpa makna, karena jatuh tepat pada perayaan Trinitas Maha Kudus — sebuah momen liturgi penting bagi seluruh umat Katolik di dunia — yang semakin mengukuhkan semangat persatuan dalam kasih Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Kini, Gedung Pastoran Paroki Santo Fransiskus Asisi Tuhemberua telah berdiri kokoh dan indah, bukan hanya sebagai bangunan, melainkan sebagai bukti nyata persaudaraan, kerja sama, dan semangat membangun gereja yang hidup, melayani, dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar.
(Tim redaksi)
Emanuel y gea





.png)