Bengkalis,Peristiwa24.id -
Aksi cepat aparat kembali mengguncang peredaran narkoba di wilayah pesisir. Polres Bengkalis melalui Polsek Bukit Batu sukses meringkus seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu dengan barang bukti siap edar.
Tersangka berinisial PPR diamankan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di kediamannya di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana.
Penangkapan ini bukan kebetulan. Polisi bergerak berdasarkan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, yang membuka jejak baru jaringan peredaran narkotika di kawasan tersebut.
Saat penggerebekan, petugas menemukan tiga paket sabu dengan berat kotor total 0,81 gram yang diduga siap diedarkan. Tak hanya itu, ditemukan pula tiga plastik kosong yang biasa digunakan untuk membungkus sabu—indikasi kuat adanya aktivitas pengemasan ulang sebelum diedarkan ke pengguna.
Barang bukti lain yang tak kalah mencurigakan adalah satu unit handphone Vivo Y15s yang diduga menjadi alat komunikasi transaksi, serta uang tunai sebesar Rp350.000 yang disinyalir merupakan hasil penjualan narkoba.
Dalam interogasi awal, tersangka tak bisa mengelak. Ia mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Hasil tes urine pun memperkuat fakta—tersangka positif mengandung Methamphetamine.
Polisi menyebut, PPR berperan sebagai pelaku yang memiliki, menyimpan, menguasai hingga menjual narkotika jenis sabu di wilayah Tenggayun.
Kini, tersangka telah diamankan di Polsek Bukit Batu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan dalam memutus rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat bawah.
“Kami tidak akan berhenti. Setiap pelaku akan kami kejar sampai tuntas,” tegas Kapolsek Bukit Batu.
Masyarakat pun kembali diajak untuk berani melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Kolaborasi antara warga dan aparat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan generasi dari ancaman narkotika.
Perang melawan narkoba di Bengkalis terus berlanjut—dan kali ini, satu lagi pelaku berhasil dilumpuhkan.
(Linda Kaffi)
.png)
