Iklan

Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-09T04:59:47Z

Aktivis Nias Utara Darmawan Zalukhu Desak BGN Tutup SPPG Tuhemberu Banua Gea

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image




NIAS UTARA,  09 April 2026 Peristiwa24.id

Dugaan penyajian makanan tidak layak konsumsi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Nias Utara. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di SD Negeri 078440 Lolomboli, Desa Banua Gea, Kecamatan Tuhemberu, pada Selasa (7/4/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan MBG yang didistribusikan oleh SPPG Tuhemberu Banua Gea diduga mengandung belatung pada menu daging ayam yang disajikan kepada para siswa. Temuan ini sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua murid dan masyarakat setempat terkait kualitas serta pengawasan program tersebut.


Menanggapi hal itu, Aktivis Nias Utara, Darmawan Zalukhu, secara tegas mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera mengambil langkah tegas dengan menutup operasional SPPG Tuhemberu Banua Gea. Ia menilai kejadian ini merupakan bentuk kelalaian serius yang tidak bisa ditoleransi, terlebih program MBG menyasar anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.


Ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak kita. Tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas makanan yang diberikan. Kami mendesak BGN segera mengevaluasi dan menutup SPPG tersebut, tegasnya.


Selain itu, ia juga meminta agar dilakukan investigasi menyeluruh terhadap pihak penyedia makanan guna memastikan adanya standar kebersihan dan kelayakan yang benar-benar diterapkan. Jika ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran, pihak terkait diminta untuk memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.


Sementara itu, pihak sekolah mengaku telah menerima laporan dari siswa terkait kondisi makanan tersebut dan langsung menghentikan konsumsi makanan yang diduga bermasalah. Orang tua siswa pun berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Tuhemberu Banua Gea maupun Badan Gizi Nasional terkait dugaan tersebut. Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan segera mendapat penanganan serius dari pihak berwenang.


Tim redaksi 

Nias utara [[MBG