BENGKALIS — peristiwa-24.id
Laju kendaraan yang tak terkendali di kawasan perkotaan kembali menjadi sorotan. Menyikapi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis menggelar kampanye keselamatan dengan menyasar para pengemudi angkutan barang yang melintas di dalam kota, Senin (18/05/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata pihak kepolisian dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas, terutama di wilayah yang padat aktivitas masyarakat. Jalanan kota yang seharusnya menjadi ruang aman bagi semua pengguna, kerap diwarnai risiko akibat kendaraan besar yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Kasat Lantas Polres Bengkalis, Shandra Amalia, S.Tr.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa pihaknya masih menemukan sejumlah sopir angkutan barang yang belum menyesuaikan kecepatan saat memasuki kawasan perkotaan.
“Kendaraan berat dengan kecepatan tinggi di dalam kota sangat berbahaya. Tidak hanya bagi pengemudi itu sendiri, tetapi juga bagi pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Dalam kampanye tersebut, personel Satlantas turun langsung memberikan edukasi dan imbauan kepada para sopir. Brosur keselamatan dibagikan, sementara spanduk peringatan dipasang di titik-titik strategis yang rawan kecelakaan.
Pendekatan persuasif menjadi kunci dalam kegiatan ini. Para pengemudi yang kedapatan melanggar tidak langsung ditindak tegas, melainkan diberikan teguran sebagai bentuk pembinaan agar kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari dalam diri.
Pesan yang diusung sederhana namun kuat: keselamatan tidak bisa ditawar. Mengurangi kecepatan di dalam kota bukan sekadar aturan, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap sesama pengguna jalan.
Melalui kampanye ini, Satlantas Polres Bengkalis berharap tercipta budaya berkendara yang lebih disiplin dan berkeselamatan. Jalan raya bukan arena adu cepat, melainkan ruang bersama yang menuntut kehati-hatian dan kepedulian.
Untuk informasi dan pengaduan seputar lalu lintas, masyarakat dapat menghubungi Satlantas Polres Bengkalis.
(Linda Kaffi)


.png)