Wakapolres Tanjung Balai dan rombongan melayat ke rumah duka Amos Matthew Sr Sinaga, putra Kasat Tahti IPDA Sem.H.Sinaga, S.E., yang meninggal pada 22 Maret 2026, memberikan dukungan moral dan solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan.
TANJUNGBALAI, Peristiwa24.id -
Wakapolres Tanjung Balai bersama Pejabat Utama (PJU) serta rombongan personel Polres Tanjung Balai melakukan kunjungan duka ke rumah keluarga Kasat Tahti IPDA Sem.H.Sinaga, S.E. dan istrinya, Ibu Rama Pita Uli Sijabat, yang sedang tertimpa musibah ditinggalkan oleh putra kesayangan.
Almarhum Amos Matthew Sr Sinaga lahir di Medan pada 4 Juni 2008 dan tutup usia pada 22 Maret 2026. Rumah duka terletak di Jalan Ayahanda Nomor 2 Lingkungan III, Kelurahan/Desa Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjung Balai.
Kedatangan rombongan kepolisian ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap rekan sejawat yang sedang mengalami kesedihan mendalam. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menyampaikan sambutan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Atas nama Polres Tanjung Balai, kami mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian Amos Matthew Sr Sinaga, putra kesayangan dari Bapak Sam Sinaga dan Ibu Rama Pita Uli Sijabat. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini, serta almarhum diterima dengan baik di sisi-Nya," ujar Wakapolres.
Kegiatan melayat ini berlangsung dalam suasana yang penuh haru. Kehadiran Wakapolres beserta rombongan tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga memperkuat ikatan kebersamaan di lingkungan Polres Tanjung Balai, yang selalu hadir dalam setiap momen, baik suka maupun duka, bagi seluruh anggotanya dan keluarganya.
IPDA Sem.H.Sinaga, S.E. dan Ibu Rama Pita Uli Sijabat menerima kunjungan duka dengan didampingi oleh keluarga dan kerabat. Mereka mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Polres Tanjung Balai.
Kunjungan duka ini juga dihadiri oleh Bhayangkari Polres Tanjung Balai, yang turut memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dengan kehadiran Polres Tanjung Balai, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat merasa lebih tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini. (K.Sumut)
.png)


