BENGKALIS – peristiwa-24.id
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun I Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan kemajuan pesat. Memasuki hari ke-34 pengerjaan, Kamis (5/3/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.
Kegiatan pembangunan dimulai sejak pukul 08.00 WIB diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh personel gabungan dari berbagai satuan di lingkungan Polri. Sebanyak 10 personel Brimob, 4 personel Samapta, 2 personel Satpolair Polres Bengkalis, 2 personel Satpolair Polres Dumai, 1 personel Polsek Bukit Batu, bersama 5 tenaga ahli serta masyarakat setempat turut terlibat dalam proses pengerjaan.
Pada tahap pengerjaan hari ini, tim gabungan melaksanakan sejumlah pekerjaan utama, di antaranya pemindahan material batu ke pondasi angkur, pemasangan sling bagian atas jembatan, serta penyetelan atau penegangan sling atas sebagai bagian dari konstruksi utama jembatan gantung tersebut.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran akses transportasi serta aktivitas ekonomi warga.
“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Temiang dan sekitarnya,” ujarnya.
Mengusung semangat “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan Melalui Jembatan Merah Putih Presisi”, proyek ini diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses penghubung antarwilayah yang selama ini dirasakan masyarakat setempat.
Selanjutnya, tim pembangunan akan melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan sling gantung di sisi kiri dan kanan jembatan guna memperkuat struktur konstruksi agar lebih kokoh dan aman digunakan.
Seluruh rangkaian kegiatan pembangunan pada hari ke-34 berakhir pada pukul 16.30 WIB dengan apel sore konsolidasi. Selama proses pengerjaan berlangsung, situasi tetap berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi simbol kolaborasi antara Polri, tenaga ahli, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
(Linda Kaffi)
.png)
