BANTAN – peristiwa-24.id
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, secercah harapan tumbuh subur dari Desa Pasiran, Kecamatan Bantan. Dari lahan yang tak begitu luas, semangat gotong royong, kerja keras, dan pengelolaan yang profesional berhasil melahirkan kisah sukses yang menginspirasi.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pasiran membuktikan bahwa desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dengan mencatatkan panen raya cabai hijau sebanyak 1,5 ton, sebuah pencapaian yang menjadi simbol kebangkitan pertanian desa sekaligus bukti bahwa kemandirian ekonomi bukan lagi sekadar impian.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso yang hadir menyaksikan prosesi panen pada Selasa, 21 Juli 2026. Kehadiran orang nomor dua di Negeri Junjungan itu menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Panen melimpah ini dihasilkan dari lahan seluas 0,4 hektare yang ditanami sekitar 12.000 batang cabai hijau. Total produksi 1,5 ton merupakan akumulasi dari tiga kali masa panen yang telah berlangsung, membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, lahan terbatas pun mampu menghasilkan nilai ekonomi yang luar biasa.
Dalam sambutannya, Bagus Santoso menyampaikan bahwa keberhasilan BUMDes Pasiran adalah contoh nyata bagaimana desa dapat tumbuh menjadi pusat kekuatan ekonomi apabila potensi yang dimiliki dikelola secara serius, inovatif, dan berkelanjutan.
“Keberhasilan ini bukan hanya tentang hasil panen, tetapi tentang semangat masyarakat yang tidak pernah menyerah. Dari lahan yang sederhana lahir harapan besar bagi kesejahteraan warga. Inilah wajah desa yang kita cita-citakan, mandiri, produktif, dan mampu menciptakan masa depan yang lebih baik,” ungkap Bagus Santoso.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut layak dijadikan model bagi desa-desa lain di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, BUMDes memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Bagus juga mengajak seluruh pemerintah desa untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pertanian agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
Momentum panen raya ini tidak berhenti sebagai seremoni semata. Kegiatan dilanjutkan dengan dialog hangat bersama para petani yang membahas berbagai persoalan strategis, mulai dari teknik budidaya, penguatan pemasaran hasil panen, hingga upaya menjaga produktivitas lahan agar terus meningkat di masa mendatang.
Suasana penuh keakraban tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan pertanian lahir dari kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMDes, dan masyarakat. Aspirasi para petani pun menjadi perhatian penting dalam menyusun langkah pembangunan pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis Susi Hartati, Camat Bantan Aulia Fikri, Penjabat Kepala Desa Pasiran Arif Effendi, Direktur BUMDes Desa Pasiran Samsul, serta perangkat Desa Pasiran.
Keberhasilan BUMDes Pasiran menjadi bukti bahwa ketika pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan, keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kemajuan. Dari hamparan cabai hijau di Desa Pasiran, tumbuh optimisme baru bahwa desa adalah fondasi utama dalam mewujudkan ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan Kabupaten Bengkalis yang lebih kuat.
(Linda Kaffi)
#DISKOMINFOTIK


