BENGKALIS – Peristiwa24.id
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Mewakili Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Bupati H. Bagus Santoso secara resmi membuka Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Aula Pantai Marina Hotel Bengkalis, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan sensus yang digelar secara nasional dan dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Sebanyak 71 peserta mengikuti pelatihan tahap awal dari total 513 petugas sensus yang akan diterjunkan di Kabupaten Bengkalis. Pelatihan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, dan Bukit Batu.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakan Wabup Bagus Santoso, disampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis atas kesiapan dan dedikasinya dalam menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan kapasitas para petugas pendataan.
“Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang memiliki peran penting dalam menyediakan data dasar mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi daerah maupun nasional. Data yang dihasilkan akan menjadi landasan dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan,” ujar Bagus Santoso.
Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya berfungsi sebagai data statistik semata, tetapi menjadi pijakan utama pemerintah dalam menyusun program pembangunan, memperkuat sektor usaha, meningkatkan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun ini memiliki nilai strategis yang lebih luas karena terintegrasi dengan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Integrasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan data yang lebih akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.
“Data yang berkualitas akan membantu pemerintah menghadirkan program yang lebih tepat sasaran, memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan efektivitas pembangunan, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bagus Santoso juga mengingatkan para petugas sensus agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa keberhasilan sensus sangat ditentukan oleh kualitas kerja petugas di lapangan.
“Petugas sensus adalah ujung tombak keberhasilan kegiatan ini. Pahami seluruh materi, kuasai metode pendataan, jaga integritas, dan bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Laksanakan tugas secara profesional, santun, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Pemkab Bengkalis, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi daerah BERMASA (Bermarwah, Maju, dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia) yang membutuhkan data valid dan terpercaya sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Di akhir sambutannya, Wabup mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas pendataan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS Kabupaten Bengkalis Sudiro, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, Kepala Disperindag Bengkalis Zulpan, Sekretaris Diskominfotik Bengkalis H. Adisutrisno, Sekretaris Dinas PMD Ade Suwirman, serta sejumlah undangan lainnya.
Dengan dimulainya pelatihan ini, Kabupaten Bengkalis semakin siap menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi menghadirkan data berkualitas yang akan menjadi fondasi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
(LK/PR24)



.png)