Kuansing - Peristiwa-24.id
Dalam suasana penuh syiar dan kebanggaan pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan prestasi membanggakan. Bupati Bengkalis, Kasmarni, menerima penghargaan bergengsi dari Nasaruddin Umar sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia usai pelaksanaan Pawai Perahu Hias di Sungai Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026), dan disaksikan oleh para kepala daerah se-Provinsi Riau serta tamu undangan yang hadir.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya menghadirkan masjid bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui Program Masjid Ramah Pemudik, masjid-masjid di Bengkalis telah bertransformasi menjadi ruang yang nyaman, aman, dan terbuka bagi para pemudik, dengan menyediakan fasilitas istirahat, sanitasi bersih, air minum, serta berbagai layanan pendukung lainnya.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemerintah daerah di Provinsi Riau yang telah berkontribusi menyukseskan program nasional tersebut. Ia mengungkapkan bahwa secara nasional terdapat lebih dari 5.600 masjid yang difungsikan sebagai posko pelayanan mudik selama 24 jam.
“Masyarakat sangat bangga karena masjid dijadikan sebagai pusat pelayanan. Masjid dibuka selama 24 jam penuh untuk melayani para pemudik,” ungkap Menteri Agama.
Tak hanya itu, Menteri Agama juga menegaskan optimisme terhadap potensi besar Provinsi Riau dalam syiar Al-Qur’an di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, Riau memiliki sejarah panjang dan prestasi yang membanggakan dalam berbagai perhelatan MTQ.
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Bengkalis menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pengurus masjid, jajaran pemerintah, dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung terwujudnya Program Masjid Ramah Pemudik.
“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Bengkalis. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pelayanan, persaudaraan, dan kemaslahatan umat,” ujar Bupati.
Penghargaan ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa kolaborasi antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata bagi sesama. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus mendukung program-program keagamaan yang memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta membangun peradaban masyarakat yang religius dan harmonis. (LK)
#DISKOMINFOTIK


