BENGKALIS – peristiwa-24.id
Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polsek Pinggir, Polres Bengkalis. Melalui kegiatan pengecekan lahan tanaman jagung pipil di Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Rabu (29/4/2026), Polri hadir langsung memastikan program swasembada pangan berjalan optimal demi mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pinggir, AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si., bersama personel Polsek Pinggir dan pihak perusahaan serta masyarakat setempat. Pengecekan dilakukan di lahan wakaf PT Adei Simpang Intan RT 02 RW 03 Desa Tengganau dengan luas sekitar 1 hektare.
Dalam peninjauan itu, petugas memeriksa kondisi pertumbuhan tanaman jagung pipil yang kini telah memasuki usia sekitar tiga bulan atau 90 hari. Dari hasil pengecekan, tanaman terlihat tumbuh cukup baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada Mei 2026, meski jadwal panen mengalami sedikit penundaan.
Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama Setiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus penting agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri tanpa bergantung pada impor,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas IPTU Victor Manalu, Bhabinkamtibmas Desa Tengganau dan Desa Balai Pungut AIPDA Saut D.M. Sidauruk, SH, staf PT Adei KM 4 Parluhutan Nadeak, karyawan perusahaan, serta masyarakat sekitar.
Selain memastikan kondisi tanaman, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan silaturahmi antara Polsek Pinggir dengan masyarakat dan pihak perusahaan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat mendapat sambutan positif sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Pinggir.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dukungan lintas sektor seperti ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis.
(Linda Kaffi)


.png)