WONOGIRI | Peristiwa24.id -
Akses warga di perbatasan desa dan kelurahan di Kecamatan Girimarto akhirnya kembali lancar. Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan 3 wilayah resmi dibuka untuk umum.
Peresmian dilakukan melalui video conference bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Kegiatan dipusatkan di Dusun Suruh, Desa Nungkulan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Kamis, (23/07/2026).
Hadir langsung di lokasi, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han. Turut mendampingi Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan dan Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta. Hadir pula Forkopimda Kabupaten Wonogiri, jajaran TNI-Polri, perangkat pemerintah setempat, serta ratusan masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya secara virtual, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat.
"Pembangunan Jembatan Perintis Garuda adalah bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Pangdam.
Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 50 meter dengan lebar 1,2 meter. Jembatan ini membentang di atas Sungai Blateran dan menjadi penghubung vital antara Desa Nungkulan, Desa Jendi, dan Kelurahan Gemawang, Kecamatan Girimarto.
Dengan adanya jembatan ini, sekitar 700 kepala keluarga atau 3.000 jiwa masyarakat kini tidak perlu lagi memutar jauh. Akses untuk ke sekolah, pasar, dan layanan kesehatan menjadi lebih cepat dan aman.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Danrem 074/Warastratama. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga dan sesi foto bersama Forkopimda bersama masyarakat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Kami imbau warga untuk menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang untuk ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sosial," tutup Danrem 074/Warastratama. (AK)





