Iklan

Rabu, 01 April 2026, April 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-01T14:47:46Z
BengkalisDaerahPeristiwa.

Ngantuk Sesaat, Petaka Datang Seketika: Tabrakan di Lintas Dumai–Pakning Lukai Tiga Orang.

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image


BENGKALIS – peristiwa-24.id
Suasana siang yang seharusnya tenang berubah menjadi mencekam setelah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Dumai–Pakning, tepatnya di Desa Parit I Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden yang melibatkan dua kendaraan, yakni Toyota Fortuner BM 9 D dan Toyota Kijang Innova Reborn BM 1903 DY, menjadi pengingat pahit betapa satu detik kelengahan di jalan raya bisa berujung petaka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika mobil Innova yang dikemudikan Adika Nursal (24) melaju dari arah Dumai menuju Pakning dengan kecepatan sedang. Di dalam kendaraan tersebut turut serta dua penumpang, Jeremia Pakpahan (23) dan Renol Parapat (42).

Namun nahas, saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengalami micro sleep atau tertidur sesaat. Kendaraan pun kehilangan kendali dan tiba-tiba melebar ke jalur kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Toyota Fortuner yang dikemudikan Marcellino Kyla Alfito (23), dengan penumpang Hendrik Firnanda Pangaribuan (37). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan.

Benturan keras pun terjadi.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang mengalami luka ringan. Marcellino mengalami luka lecet di tangan kanan, sementara penumpangnya, Hendrik, menderita nyeri di bagian pinggang dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara itu, pengemudi Innova, Adika Nursal, mengalami luka di bagian bibir serta memar di dahi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta, dengan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengendara untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama di jalur lintas yang padat dan rawan kecelakaan.

Sebab di jalan raya, rasa kantuk yang datang hanya sekejap bisa berujung pada penyesalan yang panjang.

(Linda Kaffi)