BENGKALIS – peristiwa-24.id
Sunyi dini hari di Gang Nuri, Bathin Solapan, mendadak berubah menjadi momen penangkapan yang menegangkan. Seorang pria tak berkutik saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis menggerebek lokasi yang diduga kerap menjadi tempat transaksi narkoba, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 01.40 WIB.
Pria tersebut diketahui berinisial MFY (33), seorang karyawan honorer di UPTD Dinas PU Kecamatan Mandau. Ia diamankan di Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Tambusai Batang Dui, setelah kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu прямо di tangannya.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
“Menindaklanjuti informasi itu, tim langsung melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi, ditemukan seorang pria yang gerak-geriknya mencurigakan, kemudian dilakukan penggeledahan dan didapati narkotika jenis sabu,” ungkap AKP Tidar.
Dari tangan pelaku, polisi menyita dua paket kecil sabu dengan berat kotor total 0,33 gram serta satu unit handphone Samsung A20s berwarna hitam. Fakta bahwa barang haram tersebut berada langsung di genggaman pelaku semakin menguatkan dugaan kepemilikan ilegal.
Dalam pemeriksaan awal, MFY mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial DR (masih dalam penyelidikan) dengan cara berhutang senilai Rp250.000 untuk dua paket kecil.
Tak hanya itu, hasil tes urin menunjukkan pelaku positif mengandung methamphetamine, menandakan keterlibatan aktif dalam penyalahgunaan narkotika.
Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah tersebut.
Atas perbuatannya, MFY dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Polres Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba dan mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan. Sebab, di balik sunyinya malam, ancaman narkotika bisa datang tanpa suara—dan menghancurkan tanpa ampun.
(Linda Kaffi)


.png)