Iklan

Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-09T02:07:48Z
DaerahKriminalPolres BengkalisPolsek Bukit Batu

Digerebek Siang Bolong Pria 20 Tahun di Tenggayun Tumbang

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

Bengkalis,Peristiwa24.id -

Perang melawan narkoba kembali membuahkan hasil. Aparat Polres Bengkalis melalui Polsek Bukit Batu berhasil membongkar kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana.

Seorang pria muda berinisial MZF (20) tak berkutik saat diamankan petugas pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kediamannya di Jalan Jenderal Sudirman.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim opsnal langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek lokasi.

Hasilnya, polisi menemukan satu paket plastik berisi sabu dengan berat kotor 0,65 gram. Tak hanya itu, petugas juga menyita satu unit iPhone 16 yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi dalam transaksi narkotika.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Ia diduga kuat berperan sebagai pihak yang memiliki, menyimpan, menguasai, hingga menjual narkotika jenis sabu.

Fakta semakin menguat setelah hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengandung Methamphetamine.

Kini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Bukit Batu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus menggempur peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkotika. Peran aktif masyarakat sangat kami butuhkan untuk memutus rantai peredaran ini,” tegas Kapolsek.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk melalui layanan Call Center 110.

Pengungkapan ini menjadi sinyal tegas: tidak ada tempat aman bagi pelaku narkoba di wilayah Bengkalis. 

(Linda Kaffi)