Pagar Alam Sumatra Selatan Peeistiwa24. Id – Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Kota Pagar Alam, Bahtum A. Rifa'i, S.H., menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi final yang tak tergantikan bagi bangsa Indonesia. Momentum Hari Lahir Pancasila ke-81 pada 1 Juni 2026 ini dimaknainya sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa.
Dalam memaknai keberagaman, Bahtum menganalogikan Indonesia layaknya sebuah pelangi, di mana perbedaan warna di langit justru menciptakan harmoni yang sangat indah.
"Kalau pelangi yang berbeda warna bisa terlihat indah dalam satu langit, begitulah Indonesia jika nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup di dalam hati kita," ujar Bahtum, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia merupakan kekuatan besar. Namun, hal itu hanya bisa terwujud jika masyarakat konsisten mengamalkan Pancasila dan merawat toleransi dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadikannya seremonial tahunan.
"Dengan merawat toleransi, perbedaan itu akan menjadi kekuatan besar yang membuat bangsa ini semakin kuat dan disegani di mata dunia," tegasnya.
Mengenang Peran Founding Fathers
Hari Lahir Pancasila sendiri merujuk pada momen bersejarah saat Ir. Soekarno pertama kali menyampaikan pidato mengenai lima dasar negara dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.
Proses panjang perumusan ideologi negara ini juga melibatkan pemikiran besar dari para tokoh bangsa lainnya, seperti Mohammad Yamin dan Prof. Soepomo. Melalui dinamika di Panitia Sembilan—yang mempertemukan tokoh nasionalis dan agamis seperti Bung Hatta, KH Wahid Hasjim, hingga Agus Salim—lahirlah kesepakatan luhur yang mengikat erat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga hari ini.
Rilis/Editor: DPC AKPERSI Pagar Alam




.png)