![]() |
| Foto kepala sekolah Banjar Agung Nanto |
Tulangbawang—Peristiwa24.id Salah satu kepala sekolah SDN 01 Banjar Agung mengeluhkan lambannya proses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akibat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKA) yang dinilai terlalu rumit dan tidak sesuai dengan edaran yang dijanjikan. Selain itu kepala sekolah Nanto menjelaskan ada kendala juga akibat kepala sekolah yang lama entah apa yang tidak dibayarkan Oleh kepala sekolah yang lama jadi pencairan dana bos di SDN 01 Banjar agung Samapi sekarang tak kunjung cair pusing saya keluh kepala sekolah tersebut kepada media ini.
Selain itu satu kepala sekolah yang nama nya tidak mau di tuliskan menyebutkan bahwa Tim BOS Disdik Tulang bawang meminta dokumen Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) sebagai syarat pencairan, padahal semua nya sudah selesai tapi masih saja lambat pencairan dana bos ucap nya kepada tim media ini Senen, (10/10/26)
Keluhan ini tidak hanya datang dari satu atau dua sekolah. Beberapa kepala sekolah mengaku dipersulit, sementara sekolah lain lebih mudah diloloskan. Mereka menuding adanya perlakuan tidak adil dari pihak Tim BOS.
“Kalau kepala sekolahnya dekat atau disukai, langsung diloloskan. Tapi kalau tidak, berkas terus dikoreksi dan dipersulit,” tambah salah seorang kepala sekolah lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pengurus dana BOS Disdik Tulang Bawang belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.
Para kepala sekolah berharap proses pencairan dana BOS Disdik Tulang bawang dapat kembali mengacu pada aturan yang jelas dan adil agar kegiatan operasional sekolah tidak terganggu. Penulis (Robinsah)



