Bengkalis – Sebanyak 68.644,11 gram atau 68,6 Kg sabu jaringan internasional dimusnahkan di Mapolres Bengkalis. Pemusnahan berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Rabu (16/9/2026) dan dihadiri langsung Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni .
Barang bukti sabu senilai Rp68 Miliar tersebut merupakan hasil pengungkapan Satresnarkoba Polres Bengkalis bersama Polsek Bantan. Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait satu unit mobil yang dicurigai membawa narkotika di wilayah Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan. Tim gabungan kemudian mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial M dan HI di Desa Selat Baru dan area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis.
Pemusnahan dipimpin Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar bersama Bupati Kasmarni dan jajaran Forkopimda, Kajari, Ketua PN, perwakilan Kodim 0303/Bengkalis, Sekda, anggota DPRD H. Zamzami, Tim Labfor Polda Riau dan BNN Dumai.
Bupati kasmarni setiap Gram narkoba ancam masa depan
Bupati Kasmarni memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar beserta seluruh jajaran atas komitmen dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Menurut Kasmarni, pemusnahan puluhan kilogram sabu tersebut tidak boleh dipandang sekadar agenda seremonial. Ia menilai pemberantasan narkotika menyangkut perlindungan masyarakat, keluarga, dan masa depan generasi muda.
"Di balik setiap gram narkotika, ada kehidupan yang terancam. Di balik setiap paket peredaran, ada keluarga yang dipertaruhkan. Dan di balik setiap peredarannya, ada masa depan generasi yang sedang dipertaruhkan," tegas Kasmarni.
"Pemusnahan lebih dari 68 kilogram sabu hari ini bukan sekadar seremoni. Ini merupakan pesan tegas bahwa narkotika adalah musuh bersama dan tidak boleh memiliki ruang untuk berkembang di tengah masyarakat," ujar Kasmarni.
Ia menegaskan perang terhadap narkotika membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen. "Kita harus bergerak dalam satu barisan. Tidak boleh ada ego sektoral dalam upaya menyelamatkan generasi dan masa depan daerah ini," ujarnya.
Secara khusus, Kasmarni mengingatkan generasi muda: "Jangan pernah mencoba. Jangan tukarkan masa depanmu dengan sesuatu yang hanya membawa kehancuran."
Kapolres AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus mengembangkan jaringan di atasnya. Ia mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi.
Linda kaffi
Sumber rilis dan Foto
#DISKOMINFOTIK


