Bengkalis,Peristiwa24.id -
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Pinggir . Tim gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan.
Pada Rabu, 09 September 2026 pukul 11.00 WIB s/d 16.00 wib.
Bhabinkamtibmas Desa Tasik Serai Timur bersama tim gabungan melaksanakan giat penanganan, pemadaman dan pendinginan di TKP Karhutla.
10 Titik Hotspot Di Jalqn Tekuk Padi Km 58
Karhutla terjadi di Jl. Teluk Padi Km 58, Dusun Mempoleh Gending rt 01 rw 02, Desa Tasik Serai Timur, Kec. Talang Muandau, Kab. Bengkalis .
Berdasarkan data Nasa via Satelit SNPP anggal 08 September 2026 pukul 01.34 WIB dengan tingkat kepercayaan Medium , terdeteksi 10 titik koordinat api di satu hamparan.
Lahan yang terbakar berupa semak belukar di atas tanah gambut dengan estimasi luas ± 10 Ha . Identitas pemilik lahan atas nama "Lidik" dan penyebab kebakaran masih dalam lidik.
28 Personil Dengan Dukungan Heli Wib
Penanganan dilakukan oleh 28 personil gabungan yang terdiri dari
Polri 6 orang
TNI Koramil Mandau 10 orang
Bbksda 10 orang
Mpa Desa Tasik Serai Timur 2 orang
Peralatan yang digunakan 2 unit mesin pemadam "mini striker" 12 rol selang 2,5 inci , 2 unit nozzle , dan 1 unit Helikopter Water Bombing .
Tim segera bergerak ke Tkp untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di area yang terbakar.
Kendala air terbatas & akses di jalan ambles
Hingga pukul 16.00 wib, giat penanganan selesai. Namun di lokasi masih terpantau titik api .
Kendala utama adalah sumber air terbatas karena kondisi sekitar Tkp kering total. Selain itu bantuan alat berat dari Pt Arara Abadi belum maksimal karena akses jalan menuju lokasi ambles.
Rencana tindak lanjut
Kepala Tim BBKSDA sudah berkoordinasi dengan BBKSDA Provinsi untuk menurunkan kembali Water Bombing
Besok tim akan kembali melaksanakan giat penanganan, pemadaman dan pendinginan di areal Tkp Karhutla.
Polsek Pinggir mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor jika menemukan titik api.
Editor Linda kaffi


