BLITAR | Indometro.id -
Kepedulian terhadap ketahanan pangan terus digelorakan aparat teritorial. Babinsa Desa Doko Koramil 0808/13 Doko, Serda Dwi Aprianto, bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran irigasi di Desa Slorok, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Sabtu (25/07/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Bersatu dengan Alam". Tujuannya untuk memastikan kelancaran pasokan air ke lahan pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Fokus pembersihan kali ini adalah mengangkat tumpukan sampah domestik, ranting pohon, dan membabat rumput liar yang tumbuh rimbun di sempadan sungai. Material tersebut selama ini menyumbat aliran air menuju sawah warga.
Serda Dwi Aprianto bersama puluhan petani tampak kompak terjun langsung ke dalam parit. Dengan menggunakan cangkul dan parang, mereka mengeruk sedimen tanah serta mengangkut sampah yang menghambat debit air.
Di sela kegiatan, Serda Dwi Aprianto menyampaikan bahwa aksi ini wujud kepedulian Koramil 0808/13 Doko terhadap sektor pertanian.
"Saluran irigasi yang bersih adalah urat nadi produktivitas padi dan palawija. Jika aliran tersumbat, tanaman akan terganggu karena kekurangan air, apalagi untuk lahan di hilir," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kelancaran irigasi sangat berpengaruh terhadap hasil panen. Dengan aliran yang normal, petani diharapkan bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal di musim tanam kali ini.
Selain kerja fisik, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial. Babinsa mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.
"Mari kita jaga kebersihan sungai bersama-sama. Buanglah sampah pada tempatnya agar ekosistem tetap sehat dan air bisa mengalir lancar," imbau Serda Dwi.
Warga Desa Slorok menyambut kegiatan ini dengan antusias. Para petani menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang turun langsung ke lapangan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa. Dengan dibersihkannya saluran ini, air ke sawah kami sekarang lancar kembali," kata salah satu petani.
Dengan sinergitas TNI dan rakyat ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Doko semakin kuat. Kerja bakti seperti ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat dalam mengawal pertanian mulai dari hulu. (KS)





