⚽ PERTANDINGAN
Memuat pertandingan...
📈 SAHAM
Memuat data saham...

Polsek Pinggir Evakuasi Mr. X Diduga ODGJ Ditemukan MD di Kubangan Air Kebun Karet Semunai.


Bengkalis –Peristiwa 24.id.
Polsek Pinggir, Polres Bengkalis mengevakuasi penemuan 1 (satu) orang laki-laki tanpa identitas (Mr. X) dalam keadaan meninggal dunia tergeletak di dalam kubangan air di Kebun Karet Jalan Lintas Duri-Pekanbaru RT 003 RW 001 Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Peristiwa tersebut diketahui pada hari Minggu, 04 Oktober 2026 sekira pukul 06.50 wib dan dilaporkan ke Polsek Pinggir sekira pukul 09.30 WIB.

Identitas Korban: Laki-laki tanpa identitas (Mr. X), diduga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).


DW, 39 tahun (Saksi yang melihat pertama kali), domisili di perkebunan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Desa Semunai. Anita Purba , 50 tahun, alamat Jalan Bathin Muajolelo RT 002 RW 004 Desa Pinggir.
Bindu Simanulang , 55 tahun, Ketua RT 003 RW 001 Desa Semunai.

Pada Minggu 04 Oktober 2026 sekira pukul 06.30 WIB, saksi Derita wati keluar rumah menuju kubangan air tempat memanen getah karet dan melihat seorang laki-laki tidak dikenal diduga ODGJ dalam keadaan setengah telanjang sudah terbaring di dalam kubangan air.

Saksi kemudian menghubungi A.P dan melaporkan kepada B.S yang merupakan ketua Ketua RT

Menurut keterangan saksi, korban memang sudah terlihat di sekitar kebun karet tersebut sejak Senin 28 September 2026 pukul 13.00 WIB. Pada Selasa 29 September 2026 korban tidak terlihat lagi, namun pada Sabtu 03 Oktober 2026 pukul 15.00 wib, korban terlihat kembali bermain-main di kubangan air. Karena khawatir korban tidak makan dan terus berada di air, saksi memberitahukan kepada keponakannya.

Pada Minggu 04 Oktober 2026 pukul 06.54 WIB, saksi mengirimkan foto korban yang sudah tergeletak tidak bergerak melalui WhatsApp. Sekira pukul 09.00 WIB saksi II mendatangi TKP dan membenarkan adanya korban.

Setelah menerima laporan dari A.P sekira pukul 07.00 WIB,BS Ketua RT langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Semunai AIPTU Wawan dan mendatangi lokasi pukul 07.45 WIB.

Bhabinkamtibmas AIPDA Wawan Saputra bersama piket gabungan yang dipimpin Kanit Samapta IPTU Noferianto langsung mendatangi TKP dan melakukan Tindakan Pertama di TKP (TPTKP).

Dari hasil pengecekan kasat mata di bagian muka, kepala, tangan, badan dan kaki tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan. Warga sekitar juga tidak ada yang mengenal korban. Korban dikenal sering mengorek sampah, memakai baju namun tidak memakai celana.

Piket gabungan kemudian menghubungi RSUD Mandau dan sekira pukul 10.40 WIB ambulans datang mengevakuasi korban ke RSUD Mandau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan Kepala Pemulasaran Jenazah RSUD Mandau dr. Wesly Pardomuan Rambe setelah visum luar ditemukan:
Tangan dan kaki korban mengkerut dan pucat.
Ditemukan pasir, rumput hitam, daun dan ranting pada tubuh korban.
Dijumpai belatung pada kedua mata korban.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Saat ini jenazah korban diletakkan di dalam kulkas Kamar Jenazah RSUD Mandau menunggu pihak Dinas Sosial untuk proses pemakaman karena korban tidak memiliki identitas dan keluarga.

( Linda kaffi )

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan



نموذج الاتصال