Sebanyak tiga lembaga strategis resmi dilantik sebagai ujung tombak sekaligus mesin perjuangan NU di tingkat akar rumput. Ketiga lembaga tersebut meliputi Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU), Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LPM NU), and Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pagar Alam, Dr. KH. Deni Priansyah. Acara ini turut dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU KH. Masrur Aminullah, Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Sumatera Selatan KH. Hendra Zainudin Alqodiri, Wakil Wali Kota Pagar Alam, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan sakral ini bertempat di Balai Pertemuan Pemkot Pagar Alam, Kamis (1/10/2026).
Ketua Tanfidziyah PCNU Pagar Alam, Dr. KH. Deni Priansyah, dalam arahannya menegaskan bahwa pelantikan tiga lembaga ini merupakan bukti nyata keseriusan PCNU Pagar Alam dalam menjaga marwah organisasi. NU tidak sekadar hadir sebagai wadah, melainkan memiliki visi dan misi yang jelas, khususnya dalam bersinergi dengan pemerintah untuk mendorong pembangunan di Kota Pagar Alam.
"Tidak hanya tiga lembaga ini saja, ke depan semua lembaga yang ada di bawah naungan NU akan kami aktifkan kembali sebagai mesin utama untuk menjawab tantangan zaman," ungkap Deni.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Sumsel, KH. Hendra Zainudin Alqodiri, memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat yang diambil oleh PCNU Pagar Alam. Menurutnya, gerak cepat ini merupakan contoh ideal peremajaan organisasi pasca-Konfercab.
"Kami dari PWNU Sumsel sangat bangga. Pagar Alam bergerak sangat cepat; baru selesai Konfercab, hari ini langsung melantik tiga lembaga sekaligus. Ini menandakan PCNU Pagar Alam tidak mau berlama-lama dalam euforia, melainkan langsung melakukan kerja nyata," ujar KH. Hendra.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar NU senantiasa hadir memberikan manfaat nyata bagi umat, bukan sekadar organisasi yang hidup di atas kertas. Pelantikan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan PCNU Pagar Alam di bawah komando Deni Priansyah dan Masrur Aminullah bertekad menghapus stigma "organisasi papan nama".
"Mereka ingin kerja nyata, bukan sekadar rapat dan seremonial semata," tukasnya.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, menyambut baik kebangkitan dan langkah progresif NU di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam sangat membutuhkan peran aktif serta kontribusi dari para ulama dan warga NU.
"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh mitra strategis seperti NU. Dengan dilantiknya lembaga-lembaga ini, kami berharap sinergi untuk mewujudkan Pagar Alam yang semakin maju dapat tercapai dengan baik," tegas Wawako Bertha.
Pewarta : Bahtum Bk, S.H



