Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di kawasan terluar Kabupaten Bengkalis. Seorang guru pejuang dari daerah terpencil MA Darul Ulum, Kecamatan Rupat Utara berhasil mengukir prestasi gemilang dan berbuah manis bantuan pendidikan senilai Rp 62 Juta .
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dari pulau terdepan, guru MA Darul Ulum ini menunjukkan dedikasi, inovasi, dan pengabdian tanpa batas untuk memajukan pendidikan madrasah.
Bantuan pendidikan sebesar Rp62 Juta tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah atas inovasi pembelajaran dan dedikasi tinggi yang telah ditunjukkan. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan media pembelajaran, peningkatan kompetensi, serta peningkatan sarana belajar di MA Darul Ulum Rupat Utara.
Kepala Madrasah dan keluarga besar MA Darul Ulum menyambut penuh syukur dan bangga. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga mengharumkan nama Kecamatan Rupat Utara dan Kabupaten Bengkalis di tingkat yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Diskominfotik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Guru di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) adalah pahlawan sesungguhnya. Mereka mengajar dalam keterbatasan, namun semangatnya tidak pernah terbatas.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan menjadi pemicu semangat bagi guru-guru lainnya di wilayah Rupat dan seluruh Bengkalis untuk terus berkarya, berinovasi, dan tidak pernah lelah mencerdaskan anak bangsa.
Dari Rupat Utara, cahaya pendidikan menyala untuk Negeri Junjungan!
(Linda kaffi)


