BENGKALIS — peristiwa24.id
Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menyatukan langkah dalam memastikan pembangunan Provinsi Riau terus bergerak maju dan manfaatnya dapat dirasakan secara lebih adil oleh seluruh masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Bagus saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, yang digelar di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Ahad (9/8).
Menurutnya, Hari Jadi Riau tidak sekadar menjadi momentum memperingati bertambahnya usia Provinsi Riau, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperbarui komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Peringatan ini membawa satu tanggung jawab besar bagi kita semua, memastikan Riau terus bergerak maju, dan setiap kemajuan semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bagus.
Ia mengatakan, momentum Hari Jadi ke-69 Riau harus dimanfaatkan untuk menyatukan langkah, memperbaiki berbagai kekurangan, menyelesaikan pekerjaan yang masih tertunda, sekaligus membuka lebih banyak harapan bagi masa depan masyarakat.
Semangat tersebut, kata Bagus, sejalan dengan tema Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, “Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan.”
Keberagaman Menjadi Kekuatan Pembangunan
Bagus menegaskan, keberagaman yang dimiliki Riau harus dipandang sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Perbedaan pandangan maupun latar belakang, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk mencapai tujuan bersama.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi kepentingan masyarakat dan masa depan Riau harus menjadi tujuan bersama. Riau harus tetap aman dan rukun. Pembangunan harus terus bergerak. Dan hasilnya harus dirasakan secara lebih adil oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bagus juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tekanan, sebagaimana dialami banyak daerah di Indonesia. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, pemerintah dituntut mengelola anggaran secara lebih hati-hati dan tepat sasaran.
Menurutnya, keterbatasan fiskal bukan alasan untuk mengurangi tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan menentukan skala prioritas secara lebih cermat.
“Kebutuhan masyarakat yang paling mendesak harus didahulukan. Pelayanan dasar harus tetap dijaga,” katanya.
Bagus menekankan, pemerintah perlu memperkuat pendapatan daerah tanpa menambah beban masyarakat, meningkatkan pemanfaatan data dalam pengambilan kebijakan, serta menutup ruang terjadinya kebocoran anggaran.
Ia merangkum langkah tersebut dalam tiga prinsip penting.
“Yang belum tertib, kita tertibkan. Yang belum optimal, kita benahi. Yang menjadi hak Riau, terus kita perjuangkan,” tegasnya.
Potensi Daerah Harus Diubah Menjadi Manfaat
Bagus menilai Riau memiliki berbagai potensi yang apabila dikelola secara optimal dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Potensi tersebut, menurutnya, harus diarahkan untuk membuka kesempatan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memastikan pembangunan dapat terus berlanjut.
Dengan demikian, pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang benar-benar diterima masyarakat.
Dukung Program Prioritas Presiden
Dalam sambutannya, Bagus juga menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Riau terhadap berbagai program prioritas Presiden Republik Indonesia.
Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, pembangunan tiga juta rumah, serta berbagai program strategis lainnya.
Menurut Bagus, program-program nasional tersebut terus diselaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah sehingga pelaksanaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Riau.
“Program-program prioritas tersebut harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat pembangunan daerah,” ujarnya.
Akui Masih Ada Kebutuhan Masyarakat yang Belum Terpenuhi
Bagus juga secara terbuka mengakui bahwa masih terdapat berbagai kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi pemerintah.
Masih ada infrastruktur jalan yang membutuhkan perbaikan, pelayanan publik yang belum berjalan sesuai harapan, serta masyarakat yang masih menunggu pekerjaan, bantuan, perhatian dan penyelesaian dari pemerintah.
“Atas pelayanan yang belum sempurna dan harapan masyarakat yang belum dapat kami wujudkan, saya menyampaikan permohonan maaf. Namun, permohonan maaf ini bukanlah akhir dari tanggung jawab,” ucapnya.
Ia menegaskan, kebutuhan dan harapan masyarakat yang belum terpenuhi harus tetap menjadi pekerjaan rumah sekaligus amanah yang harus diperjuangkan pemerintah.
“Setiap harapan yang belum terjawab tetap menjadi amanah bagi kami. Setiap kebutuhan yang belum terpenuhi tetap menjadi pekerjaan yang akan terus kita perjuangkan ke depan,” lanjut Bagus.
Riau di Usia 69 Tahun
Memasuki usia ke-69, Bagus berharap Provinsi Riau senantiasa berada dalam kondisi aman dan damai, sementara masyarakatnya hidup sehat dan semakin sejahtera.
Ia juga berharap anak-anak Riau memperoleh pendidikan yang baik, petani dan nelayan semakin sejahtera, pekerja mendapatkan kesempatan yang layak, serta pelaku usaha semakin berkembang.
Lebih jauh, ia berharap setiap keluarga di Riau memiliki kesempatan dan harapan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
“Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi ini bukan hanya sebagai perayaan bertambahnya usia, tetapi sebagai pembaruan tekad untuk merawat dan memajukan rumah kita bersama,” pungkasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Bengkalis Hendra Jeje, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis Ed Efendi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis Johansyah Syafri.
Hadir pula Dandim 0303/Bengkalis yang diwakili Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, Waka Polres Bengkalis Kompol Ridho Perasetia, Danposal POS Bengkalis Lettu Laut Irwan (PM) Nirwan Hastya, serta para kepala perangkat daerah, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (Linda Kaffi)
#DISKOMINFOTIK


