⚽ PERTANDINGAN
Memuat pertandingan...
📈 SAHAM
Memuat data saham...

Beberapa Jenis Minuman Yang Dibatasi Agar Tubuh Tetap Sehat

 

Peristiwa24.id -

Menjaga kesehatan tubuh tidak cukup hanya berpatokan memilih makanan bergizi, tetapi juga minuman yang dikonsumsi setiap hari. Sebab, ada beberapa jenis minuman yang tanpa disadari ternyata mengandung gula, kafein, atau kalori dalam jumlah tinggi.

Mengonsumsi terlalu banyak gula, baik itu gula tambahan, atau gula yang ditambahkan ke dalam minuman dan bukan gula alami, bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Maka penting untuk membatasi konsumsi minuman tertentu agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

7 Minuman yang Harus Dibatasi agar Tubuh Tetap Sehat
Berikut ini tujuh minuman yang harus dikonsumsi dalam jumlah sedang atau bahkan sebaiknya dihindari demi kesehatan.

1. Es Teh Manis

Es teh manis, seperti minuman manis lainnya, juga mengandung gula dan kalori yang tinggi. Menurut Johnson, satu porsi es teh manis standar berukuran 12 ons bisa mengandung 27 hingga 35 gram gula tambahan, atau setara dengan beberapa minuman soda.


Selain teh manis, ada beberapa pilihan lain yaitu teh hijau atau teh hitam tanpa pemanis dan teh dengan lemon segar.

2. Jus Buah

Mengkonsumsi jus memang tampak lebih sehat dibandingkan minuman lainnya. Namun, faktanya tidak selalu demikian.

"Beberapa jus mengandung air dan sirup jagung fruktosa tinggi sebagai bahan utama," kata profesor adjung di Departemen Ilmu Gizi Klinis dan Preventif di Sekolah Profesi Kesehatan Rutgers University, Stephani Johnson, DCN, RDN.

Bahkan, jus buah 100 persen juga harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Sebab secangkir jus berukuran delapan ons bisa mengandung 37 gram gula dan bisa menyebabkan penambahan berat badan.

Alih-alih memakan buah secara langsung, minum jus juga berarti menghilangkan komponen penting dalam buah utuh.

"Buah utuh, misalnya, mengandung lebih sedikit gula dan mengandung satu nutrisi penting yang tidak ada dalam jus: serat," kata seorang ahli diet, Jason Ewoldt, MS, RDN.

3. Kopi Manis
Minuman kopi yang manis bisa mengandung 12-60 gram gula. Gula tersebut bisa berasal dari satu atau beberapa bungkus gula, satu takaran sirup rasa, atau krimer manis.

Kondisi itu bisa mengurangi manfaat kesehatan dari kopi.

Sebagai alternatif, pilih susu nabati murni 2 persen sebagai pengganti krimer manis, atau tanpa pemanis sama sekali. Selain itu jika ingin tetap manis, pilih pemanis nabati seperti stevia.

4. Soda Berperisa

Menurut Ewoldt, satu kaleng soda mengandung lebih banyak gula tambahan daripada yang direkomendasikan untuk sepanjang hari. Dalam porsi yang super besar, minuman ini bisa mengandung 100-160 gram gula.

Terlebih, soda umumnya dimaniskan dengan sirup jagung fruktosa tinggi. Sirup ini dikaitkan dengan efek kesehatan negatif, seperti penyakit hati berlemak.

5. Energy Drink

Banyak minuman energi yang mengandung 30-40 gram atau lebih gula. Tak hanya itu, minuman tersebut juga bisa mengandung hingga 300 mg kafein, lebih dari tiga kali lipat jumlah kafein dalam secangkir kopi.

"Sepertinya tidak banyak manfaat positif dari sudut pandang kesehatan jika kita memasukkan pilihan ini ke dalam rutinitas harian kita," kata Ewoldt.

Dikutip dari laman WebMD, energy drink bisa memberikan terlalu banyak kalori dan kafein yang bisa menyebabkan irama jantung tidak normal, kecemasan, kesulitan tidur, dan masalah pencernaan.

6. Minuman Protein Siap Saji

Minuman ini bisa bermanfaat bagi orang-orang yang ingin mencapai target protein mereka saat bepergian. Banyak pula minuman protein siap saji yang cenderung lebih rendah gula sebab menggunakan pemanis tanpa kalori.

Namun, dikutip dari laman Medical News Today, minuman protein siap saji bisa memiliki kandungan gula 0-30 gram dalam satu sajian. Bahkan, yang tanpa gula kemungkinan mengandung pemanis lain.

Ewoldt menyarankan, lebih baik membuat minuman protein sendiri agar bisa lebih mengontrol bahan-bahannya. Misalnya, dengan menggunakan bubuk protein, buah, bahkan satu atau dua porsi sayuran.

7. Smoothie Siap Saji

Ewoldt mengatakan, smoothie siap saji adalah contoh yang baik dari sesuatu yang seharusnya bergizi, tetapi malah memberikan efek sebaliknya.

Tergantung pada bahan-bahan yang digunakan, hasilnya bisa tinggi kalori dan gula, dengan sedikit serat atau protein. Satu botolnya bisa mengandung 300 kalori dan 40 gram gula.

"Meskipun gula ini terjadi secara alami, tubuh tetap memetabolisme gula tersebut dengan cara yang sama seperti gula tambahan," kata Johnson.

Sumber : Detik.com
Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan



نموذج الاتصال