Bengkalis,Peristiwa24.id –
Di balik berdirinya Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis , ada nama seorang ulama yang tak pernah lekang diingat warga. Beliau adalah KH. Abdul Rasyid .
Sosoknya dikenal sebagai pendiri sekaligus guru agama pertama di desa tersebut. Dari surau kecil yang beliau bangun, lambat laun lahirlah pemukiman yang kini menjadi Desa Pedekik.
Nama besar KH Abdul Rasyid kini diabadikan sebagai nama jalan. Jalan KH. Rasyid tepat berada di depan Masjid Sabilillah , masjid bersejarah yang juga menjadi tempat berkumpul para pejuang pada masa Perang Sosoh 1949.
Setiap tahun, masyarakat Pedekik menggelar Pedekik Bersholawat sekaligus Haul Para Syuhada Fii Sabilillah . Kegiatan ini bukan hanya untuk mengenang para pahlawan, tetapi juga untuk mengingat jasa para ulama yang meletakkan dasar keagamaan di desa.
"Desa kita tidak lepas dari peran ulama. Karena itu kita harus mengenal sejarah dan meneladani perjuangan mereka," ujar salah satu tokoh agama saat kegiatan Pesantren Ramadhan di Pedekik beberapa waktu lalu.
Hal senada juga disampaikan Ketua MUI Bengkalis, Amrizal . Menurutnya, generasi muda perlu membaca dan memahami sejarah para ulama agar memiliki teladan dalam kehidupan.
Hingga kini, warisan KH. Abdul Rasyid masih terasa. Tradisi mengaji, MTQ tingkat desa, hingga kegiatan pesantren ramadhan terus hidup dan menjadi ciri khas masyarakat Pedekik.
Bagi warga, mengenang KH. Abdul Rasyid bukan sekadar nostalgia. Tapi juga pengingat bahwa sebuah desa besar berawal dari dakwah, kesabaran, dan keteladanan seorang ulama.
( Linda kaffi)


