LAHAT Sumatra Selatan Peristiwa 24. Id – Pemerintah Kabupaten Lahat terus tancap gas dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/3/2026), Bupati Lahat Bursah Zarnubi secara simbolis menyerahkan bantuan 15 unit hand traktor kepada sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut.
Bantuan ini merupakan alokasi dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Lahat sebagai langkah nyata modernisasi sektor pertanian.
Modernisasi Pertanian untuk Efisiensi
Dalam arahannya, Bursah Zarnubi menegaskan bahwa bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ini bukan sekadar pemberian fasilitas, melainkan instrumen vital untuk mendongkrak produktivitas petani lokal.
"Untuk mencapai ketahanan pangan, kita perlu sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani sebagai garda terdepan. Hand traktor ini akan mempercepat proses pengolahan tanah, menekan biaya produksi, dan menghemat tenaga kerja," ujar Bursah.
Selaras dengan Program Presiden Prabowo
Lebih lanjut, Bursah menjelaskan bahwa langkah ini merupakan wujud dukungan penuh Pemkab Lahat terhadap visi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menargetkan swasembada pangan nasional. Menurutnya, Kabupaten Lahat harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri secara mandiri.
"Ini adalah bagian dari upaya modernisasi. Kehadiran teknologi tepat guna harus menjadi standar baru bagi petani kita agar hasil panen lebih optimal dan kesejahteraan meningkat," tambahnya.
Catatan Penting untuk Dinas Terkait
Tak hanya memberikan bantuan mesin, Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas TPHP agar pengawasan di lapangan terus diperketat. Ia menekankan bahwa mesin saja tidak cukup tanpa dukungan sarana produksi lainnya.
Beberapa poin penekanan Bupati antara lain:
- Pemanfaatan Teknologi: Mendorong petani beralih dari cara tradisional ke mekanisasi.
- Sarana Pendukung: Memastikan ketersediaan pupuk, pestisida, dan obat-obatan tanaman selalu terjaga.
- Keberlanjutan: Alat harus dirawat dengan baik agar memberikan dampak jangka panjang bagi ekonomi desa.
Pertanian Sebagai Masa Depan
Penyerahan 15 unit hand traktor ini disambut antusias oleh perwakilan kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Lahat. Acara ini menjadi simbol bahwa sektor pertanian tetap menjadi pilar utama pembangunan di Kabupaten Lahat.
"Pertanian bukan urusan masa lalu, melainkan masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," tutup Bursah dengan optimis.
Pewarta : Bahtum Bk
.png)

