Iklan

Minggu, 05 April 2026, April 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-04T18:22:16Z

Tepis Isu Mobil Dinas Rp3,5 M, Pemkab Empat Lawang Alihkan Anggaran untuk BPJS Warga

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

EMPAT LAWANG Sumatra Selatan Peristiwa24. Id– Pemerintah Kabupaten Empat Lawang secara resmi mengklarifikasi isu miring terkait rencana pembelian mobil dinas baru bagi Bupati Joncik Muhammad senilai Rp3,5 miliar dari APBD 2025. Isu tersebut ditegaskan tidak benar karena rencana pengadaan telah dibatalkan total.


​Melalui Kuasa Hukum Pemkab Empat Lawang, Rizki A. Saputra, S.H., M.H., dijelaskan bahwa anggaran yang semula direncanakan untuk kendaraan dinas tersebut telah direlokasi sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat yang lebih mendesak.


​Prioritaskan Kesehatan Masyarakat

​Rizki mengungkapkan bahwa fokus utama Pemerintah Daerah saat ini adalah menjamin akses kesehatan warga, bukan pengadaan fasilitas jabatan.


​“Kami tegaskan, tidak ada pembelian mobil dinas baru sebagaimana informasi yang beredar. Anggaran tersebut telah dialihkan untuk melunasi kewajiban pemerintah daerah kepada BPJS Kesehatan,” ujar Rizki dalam keterangan pers tertulis, Minggu (05/4/2026).

​Langkah strategis ini diwujudkan dengan alokasi dana sebesar Rp10 miliar untuk menutupi tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Kebijakan ini diambil agar ribuan warga Empat Lawang yang sebelumnya terkendala akses medis akibat tunggakan iuran kini bisa kembali berobat secara gratis dan lancar.


​Gunakan Mobil Pribadi demi Efisiensi

​Menariknya, di tengah isu pengadaan mobil mewah, Rizki menyebutkan bahwa Bupati Joncik Muhammad hingga saat ini justru tetap menggunakan kendaraan pribadi untuk menjalankan tugas kedinasannya.


​“Ini adalah instruksi langsung dari Pak Bupati sebagai bentuk efisiensi anggaran daerah. Beliau memilih mendahulukan kepentingan publik di atas fasilitas pemerintahan,” tambahnya.


​Kinerja 100 Hari Pertama

​Meski belum genap 100 hari menjabat, Pemkab Empat Lawang tercatat telah mengambil beberapa langkah krusial, di antaranya:

​Pelunasan Tunggakan BPJS: Menjamin kembali layanan kesehatan bagi masyarakat luas.

​Agenda Daerah: Menyukseskan persiapan Pertemuan Daerah (PEDA) XVI KTNA Sumatera Selatan.


​Himbauan Verifikasi Data

​Menutup keterangannya, Pemkab Empat Lawang meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, pengamat, maupun lembaga swadaya agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.


​"Kami sangat terbuka terhadap kritik, namun kami mengimbau agar dilakukan verifikasi data yang akurat terlebih dahulu. Pemkab berkomitmen pada tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat," pungkas Rizki.


Pewarta Editor : Bahtum Bk