PAGAR ALAM Sumatra Selatan Peeidtiwa24. Id , Jumat [10. 04. 2026] – Kelumpuhan infrastruktur pertanian kembali menghantui petani di Kota Pagar Alam. Saluran irigasi vital yang berlokasi tepat di bawah Jembatan Beringin (jalur utama Jalan Kepahiang - Pagar Alam), Kecamatan Pagar Alam Utara, dilaporkan jebol parah selama empat bulan terakhir. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari instansi terkait untuk melakukan perbaikan.
Dampak dari kerusakan permanen ini sangat dirasakan oleh puluhan petani yang mengelola persawahan di area belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah. Pasokan air yang biasanya melimpah kini terhenti total, menyebabkan lahan persawahan mengering dan tanah mulai retak-retak.
Alih Fungsi Lahan Darurat
Kondisi ini memaksa para petani mengambil langkah drastis. Lahan yang seharusnya kini memasuki musim tanam padi, terpaksa dialihkan untuk menanam jagung ayam. Keputusan ini diambil sebagai upaya terakhir untuk menyambung ekonomi keluarga daripada membiarkan lahan menjadi semak belukar.
"Kondisinya sudah sangat kritis bagi kami. Irigasi ini jantungnya sawah di sini. Sangat ironis, di kota yang katanya kaya air, tapi irigasi jebol empat bulan dibiarkan saja tanpa ada perbaikan," ungkap salah seorang warga saat mendokumentasikan kondisi lapangan.
Fakta di Lapangan
Berdasarkan pantauan tim di lokasi, terdapat beberapa poin krusial yang perlu menjadi perhatian pemerintah:
Kerusakan Struktur: Dinding penahan irigasi di bawah jembatan runtuh, sehingga air tidak lagi mengalir ke saluran distribusi melainkan terbuang atau menggenang di titik kerusakan.
Sumbatan Material: Tumpukan sampah dan material bangunan yang runtuh memperparah hambatan aliran air.
Kekeringan Masif: Area persawahan di bagian hilir (belakang RSUD) kini didominasi oleh tanaman jagung dan rumput liar karena tidak adanya air untuk menanam padi.
Desakan untuk Pemerintah Kota
Lambatnya respons pemerintah selama 120 hari terakhir memicu kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat tani. Mereka mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi dan perbaikan permanen pada saluran irigasi Jembatan Beringin.
Jika dibiarkan lebih lama, dikhawatirkan sektor pertanian padi di wilayah tersebut akan lumpuh total secara permanen, yang tentunya bertolak belakang dengan visi ketahanan pangan daerah.
Pewarta Editor : Bk Red
.png)

