Iklan

Jumat, 10 April 2026, April 10, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-09T17:41:42Z

Setahun Gelap Gulita, Jalur Simpang Semambang-PALI 'Hantui' Pengendara: Di Mana Peran Pemerintah?

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

MUSI RAWAS Sumatra Selatan Peristiwa 24. Id – Jalur lintas strategis yang menghubungkan Simpang Semambang menuju Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini menjadi momok menakutkan bagi pengendara. Minimnya sarana Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di Dusun 1 Jaya Tunggal, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, dinilai sebagai bentuk pembiaran yang mengancam nyawa.

​Hasil pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan kontras pada malam hari. Jalur urat nadi transportasi antar-kabupaten ini tertutup kegelapan pekat. Mirisnya, kerusakan fasilitas lampu jalan ini dilaporkan telah berlangsung selama hampir satu tahun tanpa ada upaya perbaikan konkret, baik dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.


​Ancaman Maut di Balik Kegelapan

​Kondisi ini bukan sekadar masalah estetika kota, melainkan persoalan keselamatan jiwa. Masyarakat setempat mengaitkan rentetan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dengan hilangnya visibilitas di jalur tersebut.

​Salah seorang warga Dusun 1 Jaya Tunggal mengungkapkan kekhawatirannya mengingat jalur tersebut memiliki titik-titik rawan, termasuk area jembatan.

​"Lampu jalan rusak hampir setahun. Kejadian mobil terjun ke jurang di jembatan tambangan beberapa waktu lalu menjadi bukti nyata. Jalan ini sangat berbahaya kalau gelap, pengemudi mudah kehilangan kendali," ungkap warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.


​Menagih Tanggung Jawab Dinas Perkim

​Masyarakat kini melayangkan desakan keras kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) tingkat kabupaten maupun provinsi. Pengabaian terhadap kerusakan fasilitas publik di jalur lintas utama ini dianggap sebagai rapor merah bagi kinerja instansi terkait dalam menjamin keselamatan warga.

​Warga menuntut adanya tindakan darurat berupa pengecekan lokasi dan normalisasi lampu jalan sebelum jatuh korban jiwa yang lebih banyak.

​"Jangan menunggu nyawa melayang baru ada pergerakan. Kami butuh respon nyata, bukan sekadar janji atau pembiaran yang berlarut-larut," tegas warga setempat.

​Potensi Kerawanan Ganda

​Selain risiko kecelakaan, jalur yang gelap gulita juga menjadi celah bagi peningkatan angka kriminalitas jalanan. Hingga berita ini dipublikasikan, pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi dan langkah strategis untuk mengaktifkan kembali fasilitas PJU di sepanjang jalur Simpang Semambang-PALI demi keamanan dan kenyamanan publik.


Pewarta : Bk/pa