Iklan

Sabtu, 25 April 2026, April 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-24T19:12:06Z

Gerbong LUBER Bergerak: Dua Kepala Dinas Pagar Alam Turun Jabatan, Sejumlah Sekretaris Jadi Kabid"

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

PAGAR ALAM Sumtra Selatan Peeistiwa24. Id – Gerbong mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam kembali bergulir. Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, ST, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ratusan pejabat di Aula SD Negeri 74 Kota Pagar Alam, Jumat (24/4).

​Pelantikan kali ini memicu sorotan publik menyusul adanya sejumlah pejabat senior yang harus menerima realitas demosi atau turun jabatan.

Demosi Pejabat Eselon: Dari Kadis Menjadi Kabid

​Fenomena menarik terjadi pada pergeseran posisi pejabat Eselon II ke Eselon III. Setidaknya, dua Kepala Dinas (Kadis) resmi diturunkan posisinya:

  • Mastullah: Sebelumnya menjabat Kasat Pol PP (Eselon II), kini mengemban tugas baru sebagai Kabid Lalu Lintas di Dinas Perhubungan (Eselon III).
  • Desi Elviana: Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini kini menjabat sebagai Kabag TU di RSUD Besemah.

​Tak hanya di level pimpinan tinggi, sejumlah Sekretaris Dinas pun ikut tergeser menjadi Kepala Bidang (Kabid), di antaranya:

  1. Hafiz Ramadhan: Mantan Sekretaris Dinas Pariwisata kini menjabat Kabid.
  2. Bambang Irawan: Mantan Sekretaris Disperindag kini menjabat Kabid.
  3. Haspiryuda: Mantan Sekretaris Dispora kini bergeser menjadi Kabid di Dinas PUTR.

Sejumlah OPD Masih ‘Nakhoda’ Sementara

​Meski terjadi pelantikan besar-besaran, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis terpantau masih lowong tanpa pejabat definitif. Dinas KB, Dinas PUTR, serta RSUD Besemah hingga kini masih dipimpin oleh pejabat berstatus Pelaksana Harian (Plh) atau Pelaksana Tugas (Plt).

Wali Kota: "Tidak Ada Jual Beli Jabatan"

​Dalam sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menepis spekulasi miring terkait proses rotasi ini. Ia menegaskan bahwa pergeseran jabatan dilakukan murni berdasarkan evaluasi kinerja yang berlangsung selama setahun terakhir.

​“Pelantikan ini agenda rutin setiap Jumat. Kami konsisten, tidak ada praktik jual beli jabatan. Semua berjalan transparan. Bahkan, SK ini baru saya tandatangani pada Kamis malam pukul 24.00 WIB untuk menjaga kerahasiaan dan integritasnya,” tegas Ludi.


​Wali Kota juga menyinggung istilah "Jumat Keramat" yang kerap menghantui birokrasi, namun ia meyakinkan bahwa mutasi ini bertujuan untuk memberikan arah pembangunan yang lebih jelas bagi Kota Pagar Alam.

​Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Hj. Bertha, Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin, dan Kepala BKPSDM Ali Akbar Fitriansyah. Ludi berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja profesional dan memberikan kontribusi nyata tanpa terbebani oleh dinamika politik birokrasi.

Bahatum Bk