Iklan

Redaksi
Senin, 02 Maret 2026, Maret 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-02T06:20:57Z
NasionalPeristiwaTry Sutrisno WafatWapres ke-6 RI

Pemakaman Jenazah Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Di TMP Kalibata

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

 


Peristiwa24.id -

Jenazah Try Sutrisno, Wakil Presiden (Wapres) ke-6 RI akan dimakamkan di Taman Makan Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin prosesi pemakaman.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, almarhum Try Sutrisno akan dimakamkan di kavling 131. Makam Try Sutrisno berdekatan dengan pusara Presiden ketiga RI B.J Habibie dan istrinya, Ainun Habibie, hingga istri Presiden kelima RI Susilo Bambang Yudhyonono (SBY), almarhumah Ani Yudhoyono.

Liang lahat yang akan untuk tempat peristirahatan terakhir Try Sutrisno sudah dipersiapkan. Nantinya, upacara pemakaman akan digelar secara militer.

Sejumlah pejabat dan tamu undangan sudah mulai berdatangan ke TMP Kalibata untuk menyaksikan prosesi pemakaman Try Sutrisno. Salah satunya, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) ke-6 Indonesia Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pada pukul 06:58 WIB, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kabar duka tersebut dibernarkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono. "Inalillahi Wainailaihi Rojiun. Sepertinya benar," kata Donny pada wartawan, Senin (2/3/2026).

Donny menyatakan belum bisa menyampaikan detail terkait wafatnya Try.

Berdasarkan info yang beredar, jenazah akan dimandikan di rumah duka RSPAD dan akan dibawa ke rumah duka di Jl. Purwakarta no 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Diketahui, Try Sutrisno, lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Ia adalah seorang purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia keenam dari tahun 1993 hingga 1998.

Ia berasal dari keluarga sederhana dan sejak muda menunjukkan minat yang besar pada dunia militer. Kariernya yang gemilang di TNI dan politik menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia.

Awal karier Try Sutrisno dimulai dengan berpartisipasi dalam penumpasan pemberontakan PRRI pada tahun 1957. Ia kemudian menjabat berbagai posisi penting di TNI AD, termasuk Kepala Staf Kodam XVI/Udayana dan Panglima Kodam IV/Sriwijaya.

Puncak karier militernya dicapai ketika ia menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dari tahun 1988 hingga 1993, di mana ia berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan negara.

Pada tahun 1993, Try Sutrisno diangkat menjadi Wakil Presiden Indonesia mendampingi Presiden Soeharto. Jabatan ini berlangsung hingga tahun 1998, di mana ia memiliki pengalaman yang berharga sebagai ajudan Presiden Soeharto selama empat tahun sebelumnya.

Meskipun ada anggapan bahwa ia hanya berfungsi sebagai "ban serep", Try memiliki peran penting dalam pemerintahan.

Setelah masa jabatannya sebagai Wakil Presiden, Try Sutrisno terpilih sebagai Ketua Pepabri dari tahun 1998 hingga 2003.

Ia berhasil menyatukan berbagai cabang angkatan bersenjata di bawah satu organisasi, menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan berorganisasi. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai sesepuh partai untuk Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Try Sutrisno Wafat, Mensesneg Pastikan Negara Beri Penghormatan Terbaik

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan Wakil Presiden (Wapres) keenam RI Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin (2/3/2026).

Pihak istana, masih kata dia, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Try Sutrisno.

"Benar, kita berdukacita sangat mendalam," kata Prasetyo kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Dia mengaku telah meminta RSPAD Gatot Soebroto, Garnisun Jakarta, dan Kemeterian Sekretariat Negara untuk memberikan atensi terbaik terhadap jenazah Try Sutrisno.

"Saya sudah minta RSPAD, Garnisun, Setneg untuk memberikan atensi terbaik," ujar Prasetyo.

Sumber : Liputan6.com