Bertempat di Mapolres Pagar Alam, pertemuan yang berlangsung hangat ini mengusung tema "Sinergitas Polri dan Mahasiswa dalam Mewujudkan Kamtibmas yang Aman, Damai, dan Kondusif di Kota Pagar Alam."
Dalam arahannya, AKBP Januar menekankan peran vital mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan). Ia mengajak para aktivis mahasiswa untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
"Mahasiswa harus menjadi filter di tengah masyarakat. Lakukan verifikasi sebelum membagikan informasi guna menghindari ujaran kebencian dan isu SARA. Mari kita optimalkan media sosial sebagai sarana edukasi yang positif," ujar Kapolres
Di hadapan para pengurus organisasi mahasiswa.
Selain isu digital, Kapolres juga menyoroti fenomena balap liar yang meresahkan masyarakat. Ia meminta dukungan dari elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan untuk aktif memberikan edukasi kepada generasi muda agar menjauhi kegiatan tersebut dan mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian.
Acara yang turut didampingi oleh Kasat Intelkam IPTU Yoga Suganda, S.E. ini dihadiri oleh jajaran ketua dan pengurus PMII, HMI, IMM, serta perwakilan BEM dari berbagai perguruan tinggi di Pagar Alam seperti Uniled, IAIP, STKIP, dan ITPA.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini berlangsung komunikatif melalui sesi diskusi dan coffee break bersama. Suasana akrab terlihat saat para pimpinan mahasiswa berdialog langsung dengan jajaran Polres Pagar Alam, yang diakhiri dengan sesi foto bersama pada pukul 15.00 WIB.
Melalui sinergi ini, diharapkan komunikasi antara Polri dan elemen mahasiswa di Kota Pagar Alam tetap harmonis demi menjaga stabilitas wilayah menjelang agenda-agenda penting nasional maupun daerah ke depan.
Peqaeta : Bk
.png)

