Medan,Peristiwa24.id -
Terungkap, dua bajing loncat yang ditangkap Tim Jatanras Cekatan Satreskrim (JCS) Polrestabes Medan, Sabtu (7/2/2026), ternyata spesialis membobol mobil pikap pengangkut bumbu dapur.
Keduanya, Irvan Efendi Rajagukguk dan M Ilham Nasution, kerap mengincar mobil pikap bermuatan cabai, bawang, tomat, dan komoditas pasar lainnya.
“Mereka sering beraksi di Jalan HM Yamin, menyasar pikap yang membawa bahan dapur,” ucap Padal Tim 1 JCS, Ipda Wahyudi Surya Putra, Selasa (10/2/2026).
Tak hanya di satu lokasi, polisi menduga aksi serupa telah berulang kali dilakukan di sejumlah titik. Saat ini, penyidik masih memburu jaringan lain yang terlibat.
“Dua orang ini otaknya. Pengakuan mereka baru dua kali, tapi kami dalami lagi karena indikasinya lebih dari itu,” tuturnya.
Dalam aksinya, keduanya ternyata didukung seorang perempuan yang dikenal dengan panggilan Nantulang. Perempuan tersebut diduga sebagai pemodal sekaligus penampung hasil curian.
“Setiap beraksi mereka dimodali, dan setelah berhasil barangnya ditampung Nantulang. Identitasnya sudah kami kantongi,” kata Wahyudi.
Dari hasil pemeriksaan, Nantulang diketahui merupakan seorang pedagang di wilayah Kecamatan Medan Barat. Pihak kepolisian kini masih menyelidiki perannya, apakah benar menjadi bagian dari jaringan pencurian tersebut.
“Barang hasil curian dijual seharga Rp800 ribu hingga Rp1 juta per karung ukuran 30 kilogram. Uang hasil kejahatan itu kemudian digunakan pelaku untuk judi online dan membeli narkotika jenis sabu,” ujarnya.
Sebelumnya, Tim 1 JCS Polrestabes Medan menangkap kedua pelaku saat beraksi di Jalan HM Yamin, Medan Tembung.
Keduanya masing-masing Irvan Efendi Rajagukguk (27), warga Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, dan M Ilham Nasution (30), warga Jalan Rumah Potong Hewan. Hingga kini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan.
Sumber : Mistar.id
.png)


