Bengkalis — peristiwa-24.id
Suasana gemerlap tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, mendadak berubah drastis menjadi penuh ketegangan pada Minggu dini hari (5/4/2026). Aparat gabungan dari Polres Bengkalis melakukan razia besar-besaran yang langsung menyasar sejumlah lokasi hiburan yang diduga rawan peredaran narkotika.
Tak sekadar pemeriksaan identitas, puluhan pengunjung yang tengah menikmati malam juga dikejutkan dengan tes urine mendadak di lokasi. Langkah tegas ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam membongkar praktik penyalahgunaan narkoba yang kerap bersembunyi di balik hingar-bingar dunia malam.
Operasi tersebut melibatkan berbagai satuan, mulai dari Satres Narkoba, Satreskrim, Samapta, Satlantas Polres Bengkalis, hingga Reskrim Polsek Mandau. Petugas menyisir setiap sudut THM, melakukan penggeledahan badan, serta pemeriksaan acak terhadap para pengunjung.
Hasilnya mencengangkan. Sebanyak tujuh orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis pil ekstasi. Rinciannya, satu orang diamankan di East Studio, tiga orang di Celcius, dan tiga lainnya di VIP. Sementara itu, dari razia di Golden Supit Km 15 Kulim, petugas tidak menemukan adanya pengunjung yang positif narkoba.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian S. Siregar melalui Kasat Samapta AKP Donal JT menegaskan bahwa razia ini merupakan langkah preventif untuk menekan peredaran narkoba, khususnya di kawasan hiburan malam yang rentan menjadi tempat transaksi dan konsumsi.
“Razia ini kami lakukan untuk memastikan THM bersih dari narkoba. Tes urine langsung di tempat menjadi langkah deteksi dini,” tegasnya.
Selain penindakan, aparat juga memberikan peringatan keras kepada para pengelola THM agar tidak lengah dan ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan usahanya dari aktivitas ilegal, termasuk peredaran narkoba.
Razia yang berlangsung hingga dini hari itu berjalan aman dan kondusif. Namun pesan yang ditinggalkan jelas: aparat tidak akan memberi ruang bagi narkoba di Bengkalis.
Kini, tujuh orang yang terindikasi positif tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polsek Mandau. Polisi juga terus menelusuri asal-usul narkotika yang dikonsumsi, membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik temuan ini.
(Linda Kaffi)
.png)
