Kalapas Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanullang, membantah isu adanya peredaran handphone dan narkoba di lapas dan menyatakan bahwa razia mingguan akan terus dilakukan. Kalapas juga memperkuat sistem keamanan dengan metal detector dan pengawasan intensif.
TANJUNG BALAI, Peristiwa24.id -
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanullang, S.H., M.H., menegaskan komitmen kuat jajarannya dalam menerapkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta membantah tegas berbagai isu miring yang menyebut adanya peredaran handphone dan narkoba di dalam lapas.
Penegasan tersebut disampaikan Kalapas Refin pada Selasa (3/1/2026), menanggapi sejumlah tudingan yang beredar di tengah masyarakat.
“Hari ini, bahkan setiap minggu, kami rutin menyisir dan merazia seluruh blok hunian di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan. Kami konsisten dan berkomitmen penuh menerapkan Zero Halinar,” tegasnya.
Menurut Refin, komitmen Zero Halinar bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan.
Razia rutin maupun insidentil terus dilakukan, disertai penegakan disiplin ketat kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar patuh terhadap aturan yang berlaku.
“Kami pastikan tidak ada hal-hal yang ditudingkan itu. Pengawasan berjalan ketat dan berlapis,” ujarnya.
Selain razia berkala, pihak lapas juga memperkuat sistem keamanan dengan penggunaan metal detector, pengawasan intensif di setiap blok hunian, serta optimalisasi Wartelsuspas (Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan) guna mencegah penyalahgunaan alat komunikasi ilegal.
Kalapas Refin juga membantah keras isu adanya ‘big bos’ di dalam lapas.
Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya ditujukan kepada WBP, tetapi juga mencakup penguatan integritas serta pengawasan internal terhadap seluruh petugas.
“Kami tidak mentolerir pelanggaran dalam bentuk apa pun. Pengawasan terhadap petugas juga terus kami tingkatkan. Zero Halinar harus ditegakkan tanpa kompromi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Refin menyatakan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya evaluasi dan penguatan sistem pengamanan di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan.
Langkah tegas tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. H. Fahruddin, salah seorang tokoh masyarakat Tanjungbalai, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Kalapas Refin.
“Kami mengapresiasi keseriusan Pak Kalapas Refin Tua Simanullang dalam menerapkan Zero Halinar. Ini langkah yang patut didukung demi mewujudkan lapas yang bersih dan berintegritas,” ungkapnya.
Dengan dukungan tokoh masyarakat, pemuda, serta sinergi bersama insan pers, Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan optimistis komitmen Zero Halinar dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik terlarang.
(K.Sumut)
.png)


