Iklan

Sabtu, 28 Februari 2026, Februari 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-28T16:42:45Z

Polda Riau Turun Tangan, Berikan Trauma Healing untuk Korban Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

Pekanbaru- peristiwa-24.id
Kepolisian Daerah (Polda) Riau,28 Februari 2026 melalui Bagian Psikologi Biro SDM menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada korban tindak kekerasan. Pada Jumat (27/2/2026), tim psikologi Polda Riau melaksanakan pendampingan psikologis (trauma healing) terhadap korban penganiayaan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, tempat korban masih menjalani perawatan medis. Pendampingan dilakukan langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Riau AKBP Dr. Winarko, M.Psi., Psikolog, bersama timnya.

Dalam proses pendampingan, tim menggunakan metode pendekatan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi serta menangani gejala trauma pascakejadian. Pendekatan ini bertujuan membantu korban mengelola respons emosional akibat kekerasan yang dialami, mengurangi kecemasan dan ketakutan, serta meminimalisir bayangan kejadian yang berulang.

Selain itu, tim juga berupaya membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri korban, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai sistem pendamping utama dalam proses pemulihan. Tidak hanya fokus pada korban, edukasi dan dukungan emosional juga diberikan kepada pihak keluarga agar memahami dampak psikologis yang mungkin muncul serta langkah-langkah tepat dalam mendampingi korban selama masa pemulihan.

AKBP Dr. Winarko menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pemulihan korban berjalan optimal. Harapannya, korban dapat kembali menjalani aktivitas akademik dan sosial secara bertahap tanpa tekanan psikologis yang berlebihan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen SDM Polda Riau dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan presisi. Sejalan dengan semangat Polri yang Unggul dan Presisi, perlindungan yang diberikan tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan pemulihan psikologis korban.

(Linda Kaffi)