Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat, khususnya para tukang ojek dan pengguna jalan lainnya. Melalui komunikasi yang santai dan persuasif, petugas menyampaikan imbauan keselamatan serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Musi 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, melainkan edukasi. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa tertib berlalu lintas adalah kebutuhan, bukan keterpaksaan, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Mansyur, SH menambahkan bahwa pendekatan Polantas Menyapa diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat. “Dengan cara humanis, pesan keselamatan dapat diterima dengan baik dan berdampak positif terhadap budaya tertib berlalu lintas di Kota Pagaralam,” tutupnya.
Pewarta : Bk
.png)

