Iklan

Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-27T13:19:11Z

Elemen masyarakat dukung POLRI dibawah Presiden

Mulai dapatkan penghasilan Dari HP anda disini:

banner image

 


Ket foto: Muhammad Rafii, salah satu tokoh pemuda ketika memberikan pendapatnya


Langkat

Elemen Masyarakat Langkat Dukung Polri Dibawah Presiden dan Menolak Dibawah Kementrian

Elemen Masyarakat Langkat berikan dukungan penolakan terhadap wacana penempatan Polri di bawah Kementerian, karena posisi Polri di bawah Presiden sudah ideal sebagai alat negara dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Selasa (27/1/2026)


Apalagi, Seiring dengan meningkatnya tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia, berbagai elemen masyarakat terus memberikan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri).


Dukungan ini muncul sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Polri dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial, terorisme, hingga kejahatan transnasional.


Warga masyarakat dari berbagai latar belakang, baik itu organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, maupun kalangan profesional, menyatakan keyakinan mereka bahwa Polri memiliki peran vital dalam menciptakan suasana kondusif yang mendukung pembangunan nasional.


Organisasi masyarakat Pemuda Karya Nasional Kabupaten Langkat M. Rafii mendukung penuh Polri dibawah Presiden karena Pasca Reformasi 1998, Polri menjadi terpisah dari TNI sehingga memiliki momentum untuk membangun ulang doktrin, struktur, akuntabilitas dan kemudian ini juga bagian dari mandat reformasi 1998, bahwa penempatan Polri di bawah Presiden.


"Kami menegaskan penolakannya terhadap wacana penempatan Polri di bawah Kementerian, karena menurutnya posisi Polri di bawah Presiden sudah ideal sebagai alat negara dalam memberi pelayanan kepada masyarakat". Ujar M. Rafii


H. Sukarman kepala pengali kubur tanah wakaf Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat kepada warganya mengatakan Sangat mendukung mendukung Polri tetap di bawah Presiden agar menghindari politik praktis bila di bawah kementrian.